Buku Cetak dan Buku Digital, Mana yang Lebih Nyaman Dibaca?

Buku memiliki peran penting dalam kehidupan setiap orang. Dasar pembelajaran sejak dini telah membuat kita terbiasa dengan buku cetak. Hal ini karena kita semua sejak kecil lebih terbiasa dengan buku cetak yang di dalamnya berisi banyak informasi dan pelajaran penting bagi kehidupan. Hanya sedikit saja di antara kita yang tidak berinteraksi dengan buku karena dalam segala hal kita membutuhkan petunjuk atau pedoman dari sebuah buku.

Sebagian orang yang suka membaca bahkan bisa sedemikian jatuh cinta pada buku. Aroma buku yang khas, sensasi rasa saat menyentuh kertas, dan kenikmatan membuka lembar demi lembar, adalah sesuatu yang membuat candu bagi penggemar buku. Bagi mereka, tidak lengkap rasanya melewatkan hari tanpa membuka lembar demi lembar pengetahuan dari sebuah buku.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, tidak hanya tampilan buku saja yang berubah, tetapi cara membaca buku juga mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh pesatnya laju digitalisasi yang mau tidak mau menyentuh pula ranah perbukuan. Hadirnya buku digital akhirnya membuat sebagian orang berpaling dari buku cetak karena beragam manfaat yang didapat. Kendati demikian, keberadaan buku cetak tidak serta merta lenyap dari peredaran karena nyatanya transfer informasi dan pengetahuan masih dilakukan melalui peredaran buku cetak. Percetakan mayor maupun indie pun masih terus bersaing mencetak buku-buku berkualitas sehingga tidak kalah dengan pesatnya peredaran buku digital.

Pengertian Buku Cetak dan Buku Digital

Buku Cetak adalah buku yang dibuat dengan cara dicetak. Sebagian orang menyebut buku cetak dengan sebutan buku fisik karena fisik buku yang bisa dipegang dan dibuka isinya. Secara lebih lengkap, bisa disebutkan, bahwa buku cetak adalah buku konvensional yang ditampilkan secara fisik, nyata, terbuat dari kertas yang diolah sebelumnya.

Buku digital atau yang umum disebut e-book (elektronic book) adalah salah satu jenis buku atau bacaan yang hadir dalam bentuk softcopy atau elektronik, yang bisa dibaca menggunakan perangkat digital, seperti Smartphone dan komputer/laptop.

Fungsi Buku Cetak dan Buku Digital

Baik buku cetak maupun buku digital, keduanya berfungsi sebagai media belajar dan sebagai media berbagi informasi tentang segala hal dalam kehidupan. Kendati berbeda jenis, keduanya sama-sama memudahkan kita untuk mendapatkan beragam ilmu pengetahuan.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Cetak dan Buku Digital

Buku cetak yang memang telah akrab dengan keseharian kita terbukti tetap digunakan meskipun buku digital makin familier di kalangan kaum milenial. Jika dilihat dari kemutakhiran teknologi, buku digital tentu lebih unggul. Namun, buku cetak dan buku digital masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Buku Cetak
1. Relatif lebih mudah dibaca
2. Bisa dicoret-coret sesuai kebutuhan
3. Bisa menjadi pajangan atau hiasan
4. Bisa dijadikan hadiah untuk saudara atau teman
5. Lebih nyaman di mata

Kekurangan Buku Cetak

1. Membutuhkan ruang penyimpanan, terlebih bila memiliki banyak buku cetak
2. Makin lama dibaca atau digunakan, tampilannya jadi makin kusam atau bahkan rusak
3. Bisa menyulitkan saat harus dibawa bepergian atau bahkan saat harus membawa banyak buku
4. Berisiko basah bila terkena air
5. Harus melakukan perawatan agar fisik buku tetap baik dalam penyimpanan

Kelebihan Buku Digital

1. Bisa mengurangi beban saat dibawa bepergian
2. Mudah diakses
3. Lebih praktis saat harus membawa banyak buku
4. Lebih ekonomis
5. Lebih ramah lingkungan

Kekurangan Buku digital

1. Bisa membuat mata cepat lelah saat harus berlama-lama membaca
2. Membutuhkan daya listrik atau kadang kuota internet saat mengakses
3. Tidak bisa diberi tanda atau catatan seperti buku cetak
4. Kadang ada rasa kurang puas jika tidak memiliki versi cetaknya
5. Relatif lebih rawan pembajakan

Setelah membaca kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis buku di atas, kita bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi kita. Kapan saatnya kita membutuhkan buku digital dan kapan kita membutuhkan buku digital, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kepuasan dan kenyamanan membaca masing-masing orang tentunya tidak sama.

Oleh karena itu, lebih bijak bila kita tetap memanfaatkan keduanya agar kepuasan membaca buku cetak tetap bisa dinikmati, tetapi kemudahan mengakses buku digital juga tetap dimanfaatkan. Dengan demikian, kita tetap bisa mengikuti perkembangan zaman dan tidak melewatkan kemutakhiran teknologi.

Oleh: Tim Dandelion Publisher 2022

Tinggalkan komentar