Menulis makin banyak digemari akhir-akhir ini. Salah satu aktivitas yang hanya mengandalkan kuota, kemauan, dan serius berlatih ini banyak disukai semua kalangan. Bahkan, tidak sedikit yang mampu mendulang rupiah dari menulis. Ketika seseorang merasa tidak mampu berwiraswasta, salah satu pilihan mudah akhirnya jatuh pada kegiatan menulis.
Menulis bagi sebagian orang bisa menjadi rekreasi yang menyenangkan, bisa juga menjadi cara mempercepat penyembuhan luka batin. Namun, di tengah riuhnya dunia digital yang makin pesat dewasa ini, saat teknologi informasi makin berkembang, keberadaan tulisan di media-media online membuat banyak orang mengais rezeki dengan menulis.
Hanya saja, untuk bisa konsisten menulis perlu upaya serius yang kadang tidak mudah. Mungkin pada awalnya kita bersemangat untuk menulis karena ada ide menarik yang siap diangkat. Namun, lambat laun justru malas mengeksekusi ide yang telah dirancang dengan mantap.
Hal-hal yang Menyebabkan Tidak Mood Menulis
Bila sudah meneguhkan niat untuk menjadikan aktivitas menulis menjadi fokus yang penting dalam hidup, tentu kita sudah memiliki tujuan untuk apa kita menulis. Mencanangkan tujuan ini sangat penting karena berpengaruh pada kesungguhan dan seberapa besar pengorbanan yang dilakukan. Sebetulnya, wajar saja bila kita merasa tidak mood. Akan tetapi, bila hal itu terus terjadi, tentu akan menghambat kemajuan diri. Bukankah kita ingin menjadi penulis andal yang bermanfaat bagi sesama? Para penulis terkenal pun mengalami masa-masa sulit dan malas menulis, tetapi mereka segera bangkit agar bisa terus konsiten berkarya.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab mengapa kita tidak atau kurang mood saat menulis.
1. Tidak tahu tujuan menulis
2. Ada masalah dengan seseorang
3. Banyak pikiran
4. Tidak punya target menulis
5. Lapar
Setelah mengetahui beberapa penyebab tidak mood menulis di atas, mulailah menulis secara perlahan hingga mood kembali pulih. Kita perlu berdamai dengan keadaan dan mencari celah agar menulis menjadi mudah. Untuk itu, menenangkan diri menjadi hal utama yang harus dilakukan saat mulai menulis agar bisa menuangkan ide dengan baik.
Cara agar Mood Menulis Tetap Baik
Kondisi mood yang berubah-ubah memang sulit dihindari. Kita sering dihadapkan pada situasi sulit yang membuat kita tidak bisa tenang dan tidak mampu berpikir kritis. Namun, bila kita memiliki motivasi yang baik, tentu akan lebih mudah mengarahkan hati dan pikiran agar menepis segala hambatan sehingga bisa menulis dengan lancar.
Bagaimana caranya agar mood menulis selalu baik? Simak uraian di bawah ini!
1. Sediakan cemilan
Mungkin ini sepele, tetapi tidak sedikit yang mood-nya meningkat setelah ada cemilan menemani aktivitas menulisnya. Selain membuat mata tidak mengantuk, pikiran pun jadi lebih rileks saat ditemani makanan ringan kegemaran.
2. Siapkan minuman kegemaran
Minuman ringan kegemaran seperti, teh, kopi, jus buah, atau minuman kekinian lain yang menarik juga bisa memantik semangat menulis.
3. Cari tempat ternyaman
Tidak harus di tempat yang mewah atau di daerah wisata tertentu, tempat ternyaman untuk menulis membuat kita mudah menggali ide karena udara sejuk dan bersih menjadikan kita lebih tenang. Bisa di teras, di dalam kamar tidur, atau salah sudut dalam rumah.
4. Makan dulu sebelum menulis
Jangan abaikan perut yang lapar! Aktivitas apa pun, terutama ativitas berpikir, tentu membutuhkan asupan makanan agar berenergi. Menulis pun demikian. Bila menulis dalam kondisi perut tidak lapar, tentu otak akan lebih mudah diajak menganalisa sesuatu, berkreasi, atau berimajinasi.
5. Istirahat cukup sebelum menulis
Kelelahan menjadi faktor penting penyebab tidak mood menulis. Istirahatkan dulu tubuh dan pikiran saat akan mulai menulis. Niscaya ide-ide segar akan lebih mudah mengalir.
6. Siapkan buku atau sarana pendukung lain
Menulis dengan dilengkapi sarana bisa membuat lebih bersemangat. Kita bisa menyiapkan buku-buku pendukung untuk referensi, memastikan kuota cukup untuk searching internet, atau sarana pendukung lain yang dibutuhkan.
7. Matikan sementara notifikasi Handphone
Notifikasi Hp yang ramai bisa memecah konsentrasi. Untuk itu, alangkah baiknya kita mematikan sementara notifikasi Hp agar bisa lebih fokus pada apa yang ditulis.
8. Selesaikan masalah di sekitar sebelum menulis
Saat mulai menulis, ada baiknya kita sudah selesai melakukan kewajiban lain agar tidak menjeda kegiatan menulis. Bila kita ibu rumah tangga, pastikan keluarga sudah disiapkan makannya, sudah selesai beres-beres rumah, atau pekerjaan lain agar tidak mengganggu aktivitas menulis
Sebetulnya, bila kita meningkatkan kepekaan dengan lingkungan sekitar, menajamkan daya nalar, dan terus memupuk semangat, tentu akan menjadikan diri kita terbiasa menulis dalam situasi apa pun. Menulis merupakan suatu aktivitas yang memerlukan konsistensi dan konsentrasi. Dengan menjalankan delapan cara mudah di atas, semoga mood kita terus bangkit dan makin semangat menulis. Selamat mencoba!
