
Deskripsi
| Judul | Lukita Asmaraloka |
| Penulis | Utrujah Alesha | Sri Wachju Embun Waty | Nur Arif Asihatun | Siti Robi’ah, SE, MM Ali Usman, S. S., M. Pd | Suparno Ghopar | Nurjanah | Jubaedah Putri Dayu | Sutisna Nurmilandari | Ania | Ria Puspita | Ucu Dila | Miftahul Jannah | Aprilia Eka W Al Abdul Faqir Ilallah | Firna Rachmadiah | Diah Iskamtini | Enny Damayantie Uswatun Al Khansa | Agung Dwi Cahya | Erna Yunita | Tri Setyawati, M. Pd Banni Putri | Nina Nofianto | Yeti Sumarwah | Agustina Tompo Nurjannah Dg. Jinne S. Pd | Ahziufa Rijfa Tani | Alesha Zahra | Firmansyah |
| Dimensi | 14,5 x 20,5 cm |
| Berat | 171 gr |
| QRBI | 1118-0423-0156 |
–o0o–
Sinopsis
“Ketika Nurani berucap tiada yang sanggup membebat” menjadi tagline buku kumpulan puisi Akrostik bertajuk “Lukita Asmaraloka” ini. Yang berarti syair dunia cinta kasih. Sesuai dengan judulnya, isi buku ini mengisahkan berbagai rasa yang terperangkap dalam dada dan ditata apik sesuai dengan kaidah puisi Akrostik.
Puisi yang ditulis jika digabungkan dari tiap huruf awal setiap barisnya dapat menjadi sebuah kata bermakna; nama seseorang, peristiwa, benda, perasaan, dan lain-lain.
Karya yang tertuang dari pengalaman pribadi maupun orang lain ini ditulis oleh 30 penulis dari berbagai latar belakang.
Tatkala Utrujah Alesha Menuju Temaram kata Sri Wachju Kuusap Wajahmu Nur Arif Asihatun agar Bersemayam Namamu. Siti Robi’ah Sabar terhadap Ali Usman bersama Yang Maha Kasih menemui Jubaedah Putri Dayu demi Kekasihku.
Sutisna Kuat menyaksikan Suparno Ghopar dalam Gempita Menyapa Nurmilandari yang berupaya Menggapai Impian Ania untuk Permata Hati di saat Ria Puspita terbuai Renjana Asa dari Nurul Fadilah mendekap Derana.
Mita menebar Secercah Harapan pada Aprilia Eka W yang menggenggam Meriam Dor bersama Al Abdul Faqir Ilallah yang Dirayu Rindu dalam Kalbu karena Firna Rachmadiah memiliki Putri Nirmala yang ingin bertemu Diah Iskamtini dalam Diam.
Enny Damayantie sedang Di Atas Bumi Haromain mendengar Uswatun Al Khansa di balik Punggung Idaman Agung Dwi Cahya yang sedang menunggu Senja Tiba, tetapi Erna Yunita berbisik Kutatap Wajahmu, Ibu ketika menyaksikan Tri Setyawati terkulai di Beranda Air Mata.
Nurjanah selalu Bergerak bersama Banniputri Anak Pahlawanku menemui Nina Nofianto yang sedang dalam Kehampaan, tetapi Yetty Marwah menemukan Lelaki Terhebat seorang Bintang Langit bagai Bintang Langit.
Nurjannah DG Jine adalah Pencinta Tak Dicinta rela menunggu Nita Fajri Fauziah di Pondok Budi Mulia Tangbar sedang menghibur Alesha Zahra yang dirundung Sembilu bersama Firmansyah yang merasa Kekarmu Layu Tergerus Masa.
Dengan memiliki buku yang sarat makna dan terjangkau ini merupakan salah satu langkah membudayakan literasi dan menghargai karya insani.
Salam Literasi!
–o0o–
Bagi yang berminat membeli bukunya
silahkan hubungi kontak berikut ini:
0812-6111-765 (WA Admin 1)
0812-6111-295 (WA Admin 2)
