Renjana Menyapa

Deskripsi

JudulRenjana Menyapa
PenulisRuchi Riyanti | Poetri | Moh.Durori | Ummu Nazreen
Uwan Yuliani | Yeni Trisnani | Alfi Azzahro | Arip Rip
Maria Kobepa | Suci Puji Setyowati | Wahidah | Ajerni J.Talamoa
Sri Wachju Embun Waty | Ika Baiti | Rosalina Kodang | Lia C. Nisa
Jaati Riansyah | Sukinah | Asria | M.Fajrul Munawir
Endah Kurniasih | Eka Nila Koesrini | Dwi Estrini YT | Hasnah
Sri Setiyaningsih | Irma Devy Setyawati
Dimensi14,5 x 20,5 cm
Berat148 gr
QRBI1118-0523-0176

–o0o–

Sinopsis

Pentigraf (cerpen tiga paragraf), salah satu karya sastra yang perlu dikembangkan. Ciri pentigraf pada alur cerita hanya butuh 210 kata dan ending plot twist terjadi perubahan cerita mengejutkan atau tak diduga di paragraf ke-3. Menulis di tengah kesibukan melalui bentuk tulisan pentigraf, di samping narasi terangkum dalam konflik, latar, peristiwa dengan dialog pendek, juga memberikan peluang kepada pembaca menyerap sari gagasan maupun pesan dengan mudah, cepat. Pentigraf menjawab kebutuhan berekspresi dalam ruang, waktu, kesempatan serba terbatas.
Buku Renjana Menyapa adalah tentang ungkapan rindu sarat makna. Simak beberapa penggalan cerita berikut.
Hadirnya rindu tak diduga tercapainya harapan sesuai impian. Rindunya Arumi akan Baitullah, kini terwujud kembali. Seorang hamba Allah dari sebuah travel umroh haji mengirim tiket ibadah haji atas nama dirinya. Seorang hamba Allah itu adalah ayah dari anak didiknya yang telah sukses.
Rindu menikmati moment terindah, seperti kisah Ngenda ini. Ngenda langsung menaiki bis berspanduk bertuliskan mudik menuju kampungnya, terparkir tak jauh dari jalan raya. Ngenda kini bahagia bersama keluarga barunya yang bertemu di bis.
Adanya kerinduan seorang murid terhadap gurunya. “Bu…, kemarin kemana?“, tanyanya. Kontan saja aku menjawab: “Ibu ke Jakarta, ada kegiatan bersama guru-guru lain se Indonesia,” Di luar dugaanku tiba-tiba ia memelukku, menatapku dengan tatapan seorang anak, seraya berkata: “Bu…, aku kangen dengan ibu Rosa!”.
Kisah seorang TKW rindu keluarga, pulang ke kampungnya, ternyata hanya anaknya yang merindukan dirinya. “Ada siapa Kang?…,” tanya seseorang muncul dari kamar sambil mengelus perutnya yang mulai membuncit. “Eemak…,” seorang anak berseragam merah putih agak kucel menghampiri dan memeluknya.
Nikmati juga kisah ragam cerita menarik lainnya, semoga terhibur.

–o0o–

Bagi yang berminat membeli bukunya
silahkan hubungi kontak berikut ini:
0812-6111-765 (WA Admin 1)
0812-6111-295 (WA Admin 2)

Tinggalkan komentar