Aku, Doner, Salah Pilih

Deskripsi

JudulAku, Doner, Salah Pilih
Kisah-Kisah Mahasiswa Indonesia di Jerman
PenulisErwin Silaban & Mahasiswa Hochschule Bremen
Dimensi14,5 x 20,5 cm
Berat71 gr
DPBN1118-0125-0503-7

–o0o–

Sinopsis

Hidup di negeri orang ternyata tidak semudah yang dibayangkan ketika kita masih di tanah air. Walaupun demikian, banyak orang bercita-cita untuk tinggal di luar negeri, apakah itu untuk bekerja atau untuk berkuliah. Sejumlah pemuda Indonesia punya cita-cita mulia, ingin melanjutkan jenjang pendidikan mereka di Jerman, satu negara yang terkenal dengan kualitas pendidikan tinggi yang diakui dunia. Bahkan BJ. Habibie, Bapak Teknologi Indonesia, yang menjadi presiden menggantikan Suharto, adalah lulusan Jerman, yaitu dari RWTH Aachen (Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen). Habibie dikenal sebagai Mr. Crack karena memperkenalkan cara menghitung perambatan retak secara acak atau crack propagation on random pada pesawat terbang.
Tinggal di luar negeri tentu akan membawa kesan tersendiri bagi orang yang beruntung mendapatkan kesempatan tersebut. Beberapa mahasiswa Indonesia beruntung mendapatkan kesempatan untuk berkuliah di Jerman, tepatnya di School of International Business Hochschule Bremen.
Buku ini mempersembahkan pengalaman mereka selama tinggal dan berkuliah di Jerman. Ada pengalaman lucu, menyedihkan, menyalahgunakan kepercayaan orang tua, kisah kegagalan beruntun yang dialami, atau perjuangan mereka mengatasi kendala yang tidak kecil selama kuliah. Seorang mahasiswi Jerman yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa di Bali dengan segudang pengalamannya selama tinggal di Indonesia turut menambah marak buku ini.
Berbagai kisah dan pengalaman berbaur dalam buku unik ini. Pembaca seakan mengalami sendiri dan turut merasakan kehidupan para penulis.
Selamat membaca dan semoga bisa menambah pengalaman literasi para pembaca.

–o0o–

Bagi yang berminat membeli
bukunya silahkan hubungi
kontak berikut ini:
0812-6111-765 (WA Admin 1)
0812-6111-295 (WA Admin 2)

Tinggalkan komentar