
Deskripsi
| Judul | Menjemput Purna Tugas dengan Bijak dalam Perspektif Kearifan Lokal |
| Penulis | Ir. Embung Megasari Zam., M.Si., CPEC., CEHT Bona Mulatua Hutapea, S.H, M.H |
| ISBN | [Sedang dalam Proses] |
| Dimensi | 14,5 x 20,5 cm |
| Berat | 247 g |
| DPBN | 1118-0925-0596-5 |
–o0o–
Sinopsis
Masa Purnatugas atau lebih sering dikenal dengan masa pensiun biasanya dianggap sebagai masa yang menakutkan bagi kebanyakan orang.
Kenapa menakutkan?
Hal ini dikarenakan masa purnatugas sering dianggap sebagai masa akhir dari kehidupan seseorang yang sebelumnya berpengaruh, berkuasa, disegani, produktif dan memiliki penghasilan tetap.
Purnatugas memang menggambarkan suatu keadaan seseorang dimana masa kerja atau profesi yang dijalankan telah berakhir karena telah mencapai usia tertentu yang biasanya disebut dengan usia pensiun.
Dalam pemikiran masyarakat modern tidak mengherankan bila masa purnatugas dianggap sebagai masa akhir karena nilai seseorang seringkali diukur dengan pekerjaan formal dan penghasilan materi.
Berbeda dengan pandangan kearifan lokal yang memandang bahwa nilai seorang manusia tidak ditentukan oleh status atau jabatannya dalam pekerjaan, melainkan oleh kebijaksanaan dalam hidupnya.
Seorang purnatugas yang sudah berusia lanjut dipandang sebagai seseorang yang telah banyak makan asam garam kehidupan sehingga meningkatkan nilai kebijaksanaan dalam dirinya. Sehingga kearifan lokal memandang masa purnatugas sebagai babak baru untuk memberi nilai dan pengalaman yang penuh arti atau lebih pada berkarya dengan penuh makna.
–o0o–
Bagi yang berminat membeli
bukunya silahkan hubungi
kontak berikut ini:
0812-6111-765 (WA Admin 1)
0812-6111-295 (WA Admin 2)
